Kenapa Rokok Elektronik Berbahaya Untuk Kesehatan ?
Sumber
Pada tahun 2009 sebuah artikel di New York Times memuat tentang E-Cigs yang ternyata belum terbukti "aman" dan "sehat". Hal ini mendorong FDA (Federal Drug and Food Administration) turun tangan, mereka mengambil keputusan untuk menghentikan semua produk E-Cig di Amerika Serikat sampai review formal selesai dibuat. Semua Produk ecigs ini dipengaruhi oleh ketersediaan produk asing di US.
FDA melakukan tes pada beberapa E-Cigs dan mengumumkan kepada masyarakat umum, bahwa telah ditemukan salah satu unsur berbahaya. Dilaporkan bahwa dalam satu Catridge (yang berisi cairan biasanya terbuat dari Propylene Glycol, flavoring dan nikotin), Hasil tes nya positif terdapat kurang dari 1% DEG (Diethylene Glycol) yang berbahaya untuk manusia.
Faktanya adalah DEG biasanya digunakan oleh produsen rokok dalam proses pengeringan daun tembakau agar cepat kering, Pada tembakau rokok terdapat DEG dengan tingkat yang tidak diketahui. Jadi wajar jika nikotin E-Cig yang menggunakan nikotin dari Ekstrak daun tembakau terdapat DEG. Jika Anda menggunakan Catridge atau eLiquid dalam botol yang berisi nikotin sintetis dari nikotin hasil Ekstrak daun tembakau tidak di temukan unsur-unsur seperti DEG.
Propylene Glycol telah diklasifikasikan oleh U. S. Food and Drug Administration sebagai "generally recognized as safe" (Gras) untuk digunakan sebagai zat aditif makanan langsung.

